Rabu, 30 Juli 2014

KONFLIK BATIN


Assalamualaikum teman-teman semuanya , kali ini aku mau posting masalah tentang batin nih , ciat cia ciatttt  serem yah masalah batin .
Langsung aja yuk , Dulu aku punya temen sebut aja namanya si A , aku juga punya temen lagi sebut saja si B . si A dan si B ini berteman juga , satu sekolah malah .  teman aku si A ini memang ekonominya jauh berbeda dengan si B , si B lebih kaya dibanding si A . Tapi si A ini anak yang pandai di sekolah dia juga anak yang rajin . tapi nih ya si B ini sering banget kompor-komporin aku biar aku ga bergaul sama si A , katanya si ya karna si A itu anaknya jorok , bajunya aja kumel udah gitu orang miskin lagi . MasyaAllah ….
Kalo menurut aku si Main dan bergaul sama siapa aja sama , gausah mandang temen dari ekonomi dan segi penampilan aja , semua  manusia itu kan sama aja di mata Allah , hanya Amal dan ibadahnya aja yang membedakan . . . .
Tapi nih yah , kalo setiap ulangan si B itu selalu minta contekan ke si A anak yang dibilang miskin , dekil dan jorok itu   . Masyaallah ….. Keterlaluan banget ga sih ??? punya temen dateng kalo ada butuhnya doang …
Aku aja sampe bingung , ko ada yang orang yang kaya dia (si B) ….
Maaf nih sebelumnya , aku nulis cerita ini bukan karna ada niat buat ngomongin orang , tapi ini salah satu tugas mata kuliah aku … hehehehe
Lanjutin ga nih ceritanya ? ……
Lanjutin aja deh :P hehe
Si B ini ga Cuma ngompor-ngomporin aku buat ngejauh dari si A , tapi dia juga ngompor-ngomporin semua temen-temen yang ada di kelas , ihhhgila ga tuhhhh ??? “kalo si A tau , pasti sakit hati banget deh” . tapi meskipun si B jelek”in si A didepan aku , aku ga pernah kemakan sama omongannya si B , karna aku tau si A itu orangnya baik dan ga sombong ,pinter pula. Aku aja kalo ga ngerti pasti nanya ke dia. Dan dengan senang hati dia mau ngajarin.
Oia Subhanallahnya si A ini memakai hijab loh !!
Kalo di sekolah dia rajin banget sholat sunah dan solat fardu . tapi nih ya parahnya itu , waktu si A mau solat ,si B itu ngomong gini ke si A “Alahhhhhhh ngapain si sholat , mau dibilang alim ? ,mau dibilang cewe sholeha ? hahaha palingan kedok doang” ……
AstagfirullahAlazim , kalo saya jadi si A , mungkin saya udah nangis dan membalas perkataan dia itu . tapi si A ini , subhanallah dia menjawab dengan lembut dan penuh keberanian “ AKU BERIBADAH HANYA UNTUK ALLAH , DAN ALHAMDULILLAH SAYA TAK PERNAH SEDIKITPUN MEMPUNYAI RASA INGIN DINILAI ALIM OLEH SESEORANG”

MasyaAllah betapa tegarnya dia(siA) …..
Udahan dulu iya ceritanya , kapan-kapan aku lanjutin lagi deh ceritanya . okeeeeee (y)

Makasih iya udah dibaca hehehe

TANGGUNG JAWAB



Dinunia ini kita hidup tidak hanya sekedar hidup namun banyak yang tanggung jawab yang kita hadapi , tanggung jawab yang terjadi itu didasari oleh sikap maupun prilaku yang kita lakukan didunia ini , didunia ini kita pastinya tidak hidup sendiri dan pastinya kita semua memiliki keluarga , tman ,sahabat dan paling utama adalah tanggung jawab terhadap tuhan.
Pengertian tanggung jawab
Tanggung jawab adalah suatu yang wajib harus kita lakukan dengan ketentuan-ketentuan tertentu , misalnya;
Tanggung jawab terhadap keluarga
Sesuai dengan peran saya dirumah / dikeluarga sebagai anak pertama dari 3 bersaudara . tanggung jawab saya sebagai kakak dirumah sangatlah berpengaruh , apalagi untuk adik adik dirumah , seperti biasa yang saya lakukan untuk keluarga dirumah yaitu , setiap pagi saya bangun tidur jam 4:30 , setelah shalah subuh saya langsung berberes beres rumah , mulai dari menyapu , mengepel , mencuci piring dan masak untuk sarapan pagi , sehingga pada saat orang tua dan adik adik bangun , rumah sudah rapi dan bersih . itu saya lakukan karna saya merasa itu adalah tanggung jawab saya sebagai anak pertama yang harus dan mesti berbakti terhadap ibu , karna kalo bukan saya , siapa lagi , karena adik adik saya masih kecil .

Tanggung jawab sebagai teman dan sahabat
Mungkin kita semua sudah tidak heran lagi dengan yang namanya sahabat apalagi teman , namun itu semua mempunyai arti yang berbeda  , kalau sahabat itu bisa terbilang sebagai teman yang bener-benar deket dan sahabat sudah mengerti sifat baik dan buruknya sahabat , nah tanggung jawab kita terhadap sahabat ya mungkin saat sahabat kita ingin cerita tentang masalah nya kita sebagai sahabat harus menyisipkan sedikit waktu untuknya , dan saat sahabat sedih kita juga sebagai sahabat mesti menghiburnya  ,dan kalau tanggung jawab terhadap teman lebih sedikit dibandingkan tanggung jawab terhadap sahabat , karena teman tidak seperti sahabat , teman hanya sekedar teman dan hanya sekedar tau apabila dia sedang ada masalah dan sedih . berbeda banget dengan sahabat .

Tanggung jawab terhadap adik
Tanggung jawab terhadap adik banyak sekali , contohnya seperti mengajarkan adik yang belum bisa membaca,menulis,berhitung , mengajaran adik mengaji , mengajarakan adik rapih-rapih rumah dll , karena kalau tidak diajarkan sejak dini kapanlagi , beberapa orang mengganggap tanggung jawab ini sangat berat , namun menurut saya apabila kita melakukannya dengan ikhlas dan sepenuh hati maka semua itu terasa ringan sekali …

Tanggung jawab terhadap tuhan
Inilah tanggung jawab yang paling besar untuk kita , misalnya seperti tanggung jawab untuk melakukan segala sesuatu yang diperintahkan dan menjauhkan segala sesuatu yang dilarang .

Meskipun semua itu sulit dilakukan , namun apabila kita melakukannya dengan ikhlas insyaAllah semua pasti terasa ringan . apalagi shalat , shalat itu merupakan kewajiban untuk semua umat muslim , karena itu semua merupakan tanggung jawab , segala sesuatu yang kita kerjakan itu semua pasti diminta pertanggung jawabannya oleh yang maha kuasa . 

POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK

Assalamualaikum …


Kali ini saya mau nge posting tentang pola asuh orang tua terhadap anak ..

Ehemmm ngomong-ngomong pola asuh , kalo pola asuh orang tua kamu terhadap kamu seperti apa sih ? kalo pola asuh orang tua aku sih yaaaaaa gitu deh , hehhee intinya Alhamdulillah Baik kok.

 intinya namanya seorang anak itu berkembang dan memiliki sikap , sifat dan prilaku itu tergantung dari orang tuanya masing-masing , entah bagaimana ia berbicara , berpenampilan , berfikir , itu semua tergantung dari prilaku orangtuanya juga , karna ya pastinya namanya seorang anak itu selalu meniru prilaku orang tuanya , apalagi kalo anak baby dan balita pasti nya semua apa yang dilakukan dan diucapkan oleh orangtuanya ditiru deh …..

tetapi terkadang untuk anak-anak remaja itu terbalik , ada yang orang tuanya itu baik , sopan tapi anaknya itu sebaliknya , mungkin karna faktor pergaulan nya kali yahhh ??? …..

langsung aja deh ke intinya aja , menuurut saya pola asuh yang 
baik itu seperti : ….


1. Menerapkan Nilai Agama dalam Kehidupan Sehari-hari
Setiap orang tua wajib mengajarkan ilmu agama terhadap anaknya sedari kecil , dan lebih bagusnya lagi sejak dalam kandungan , tetapi jangan Cuma hanya ngengajarkan , sebagai orangtuanya juga harus mencontohkan . misalnya mengerjakan shalat 5 waktu, mengaji , membaca do’a sebelum tidur dll.
~dari kecil sampe sekarang ibu aku juga selalu dan menegur apabila aku lupa membaca doa , sebelum melakukan kegiatan.

2. Mengajarkan sikap saling menghargai dan menghormati sesamaSetiap orang itu pastinya selalu ingin dihargai , maka dari itu sebelum meranjak dewasa , anak seusia dini diajarkan bagaimana caranya menghargai orang lain .
~seperti bapa saya yang selalu mengajarkan bagaimana cara bersikap dan berbicara kepada orang yang lebih tua maupun muda.


3. Dengarkan pendapat anak
Jika anak punya pendapat, dengarkan dan berikan perhatian tanpa berusaha untuk mempengaruhinya. Hal ini membuat hubungan anak dan orang tua semakin akrab dan apabila sudah dewasa nanti tidak memiliki rasa malu lagi , karna sudah terbiasa cerita kepada orang tuanya.
~saya juga sering cerita sama ibu dan bapa saya kalo ada masalah ,entah itu masalah sama temen , sahabat , sodara , termasuk masalah hati juga eheehehe
 


4.  Ajarkan Salah-Benar/Baik-Buruk
Tanpa bimbingan orang tua Anak itu ga tau mana yang baik dan benar karna semua berawal dari orang tuanya , maka dari ini penting sekali bagi orang tua untuk mengajarkan anak mana hal yang baik dan buruk , mana yang salah dan benar
~contoh nya waktu dulu saya masih smp , sewaktu pulang sekolah , saya ga langsung pulang ke rumah, tapi saya malah main-main dulu bareng temen-temen , beberapa jam kemudian ibu saya menelpon saya  dan menanyakan dimana keberadaan saya , ga lama setelah ditelpon saya pulang , karna takut dimarahin ehehhehe , nah pas
sampe dirumah ternyata ibu saya ga marah , malahan saya dikasih tau katanya “kalo mau main harus pulang dulu , ijin sama ibu biar ibu ga hawatir” gitu. Hehehe

PRESIDENKU HARAPANKU



Presiden harapanku , saya berharap begara ini memiliki presiden bisa berlaku adil terhadap rakyat , tidak hanya rakyat besar saja yang diperhatikan namun rakyat-rakyat kecilpun diperhatikan , saya juga berharap memiliki presiden yang tegas terhadap permasalahan permasalahan yang ada di Negara . jujur saya iri dengan Negara lain sebut saja Negara **** dimana Negara tersebut memiliki peraturan dan hukuman yang sangat adil . saya berharap jika di Negara ini ada pembunuhan maka sipembunuh dihukum mati juga , dan apabila ada seorang yang berkorupsi maka harta yang dia miliki mari kita habiskan juga ,mugkin dengan cara ini Negara kita bisa menjadi makmur.
Negara kita ini Negara hukum , tetapi mengapa hukum tidak digunakan dengan seadil adilnya , saya berharap presiden bisa berlaku adil .
Karna hanya presiden yang bisa mengatur kebijakan tersebut , dan saya berharap presiden memiliki kebijakan untuk bisa memimpin semua rakyat dan masyarakat dengan sebijak bijaknya .
Dinegara kita ini masih banyak sekali koruptor namun mengapa koruptor tersebut tidak di hukum seberat beratnya ? apa karna dia orang kaya maka hukum bisa dibeli ?
kami sebagai masyarakat awam membutuhkan ke adilan !
Kami membutuhkan presiden yang merakyat dengan rakyat ! 


Mari kawan-kawan kita pilih presiden yang bisa merakyat dengan kita , kita tidak butuh presiden yang pintar berbicara dan berpidato namun kita semua membuthkan presiden yang bisa merakyat dan perduli terhadap kita , percuma apabila kita memiliki presiden yang pintar pidato dan bicara namun dia tidak pintar merakyat dan mengerti kebutuhan rakyatnya .